Sabtu, 07 Juli 2012

Udara Panas Bisa Bikin Orang Jadi Uring-uringan


imgJakarta, Udara panas ternyata tidak hanya membuat orang lebih banyak berkeringat, tapi juga menguji kesabaran. Ini karena udara panas bisa membuat orang jadi uring-uringan dan mudah marah.

"Banyak orang yang merasa jadi sedikit pemarah ketika hari sedang panas atau matahari bersinar terang," ujar Nancy Molitor, psikiatri klinis di Northwestern University Feinberg School of Medicine, seperti dikutip dari Foxnews, Sabtu (7/7/2012).

Molitor menuturkan cuaca
yang panas dan juga lembab diketahui berkaitan dengan peningkatan agresi, kekerasan serta suasana hati yang lebih rendah sehingga berkurangnya kontrol atas situasi tertentu yang mungkin bisa mengganggu beberapa orang.

"Ini karena pada cuaca panas membuat orang sulit tidur, dehidrasi dan aktivitas terhambat akibat orang lebih memilih di dalam ruangan untuk menghindari panas terik. Semua ini bisa berkontribusi pada suasana hati yang memburuk jadi mudah marah," ujar Molitor.

Molitor menyarankan untuk menghindari mengambil keputusan yang penting saat musim panas karena ditakutkan akan membuat keputusan yang menyesal nantinya, terutama saat suasana hati tengah buruk.

Serta usahakan tetap terhidrasi dan mendengarkan sinyal-sinyal yang diberikan oleh tubuh, jika sedang mengonsumsi obat diuretik sebaiknya mengonsumsi cairan lebih banyak lagi dari biasanya.

Sementara itu beberapa orang juga ada yang merasa sedikit tertekan dan lebih sering uring-uringan di musim panas, sekitar 1-2 persen dari orang ini mengalami gangguan pengaruh musim panas atau summer seasonal affect disorder.

Selain merasa tidak nyaman dan tertekan, orang-orang dengan kondisi ini juga merasa sangat gelisah di musim panas. Orang-orang ini merasa udara panas dan sinar matahari bisa membuatnya tidak bisa bertahan.

(ver/ir)

sumber: detik.com Read More..

Udara Panas? Jangan Makan Es krim, Makanlah Sambal!

Saat Udara Panas, Jangan Makan Es Krim, Makanlah Sambal! 
Jakarta - Sambal dan makanan pedas biasanya terdapat di negara-negara tropis atau beriklim panas. Padahal, menyantap hidangan yang mengandung cabai atau lada membuat kita berkeringat dan kegerahan. Mengapa begitu ya?

Biasanya, saat cuaca sedang terik, kita mendinginkan diri dengan makan es krim atau meminum air es. Begitupula saat udara dingin, kita lebih suka makan bakso atau makanan berkuah panas dan pedas lainnya. Padahal, menurut ilmuwan, justru makanan pedas yang mampu menurunkan suhu tubuh kita, bukan minuman dingin.

"Apapun makanan yang lebih dingin dari suhu tubuh awalnya akan menghasilkan efek menyejukkan secara sistemik," ujar Gerard E. Mullin, direktur gastroenterology di Johns Hopkins Hospital, kepada The Seattle Times. Meski begitu, efeknya hanya 15-20 menit sebelum es krim menghasilkan efek sebaliknya.

Bagian tubuh yang bersentuhan dengan es krim menjadi dingin karena panasnya dipindahkan ke es krim. Namun, setelah proses pencernaan berjalan, suhu tubuh meningkat. Pasalnya, tubuh bekerja mencerna dan menyerap nutrisi dari es krim sekaligus menyimpan kalori.

"Tubuh akan merespon hilangnya energi atau panas dengan meningkatkan aliran darah ke daerah yang dingin tadi. Hasilnya, suhu tubuh akan kembali seperti semula (37 C)," tambah Barry G. Swanson, profesor dan ketua Food Science and Human Nutrition di Washington State University. Jadi, mengonsumsi makanan dingin tidak benar-benar mengubah keseluruhan temperatur tubuh.

Bagaimana dengan makanan pedas? Mungkinkah makanan ini justru dapat mendinginkan tubuh? Meski terdengar tidak logis, jawabannya adalah iya. Menurut Luke LaBorde, profesor ilmu pangan di Penn State University, fenomena ini dinamakan gustatory facial sweating.

Efek sambal berkebalikan dengan es krim, di mana makanan pedas membuat tubuh terasa hangat lalu berangsur-angsur menjadi sejuk. "Panas setelah memakan makanan pedas membuat tubuh berkeringat. Saat angin bertiup mengenai tubuh kita, suhu tubuh menjadi dingin karena penguapan," jelas Swanson.

Makanan pedas juga dapat mempercepat aliran darah ke kulit sehingga kulit memerah. Peningkatan aliran darah di area tubuh tertentu mengakibatkan naiknya suhu. Setelah kulit tak lagi memerah, Anda akan merasa sejuk.


(flo/odi)

sumber: detik.com Read More..